prinsip desain grafis

2 Prinsip Desain Grafis dan Unsur yang Membentuknya

Prinsip dan Unsur Desain Grafis
Prinsip dan Unsur Desain Grafis

Contohdesain.my.id– Secara Prinsip desain grafis dapat diartikan sebagai sebuah komunikasi yang dilakukan secara visual dalam bentuk gambar baik statis maupun dinamis. Penerapan sebuah grafis tersebut dengan mudah terlihat di berbagai bentukan yang ditemukan dalam aktivitas manusia setiap harinya.

Prinsip Desain Grafis

Hasil visualisasi yang tercipta dalam proses pembuatan desain tersebut diharapkan memiliki tujuan jelas yakni untuk memberikan informasi atau berkomunikasi dengan audiencenya. Kebutuhan akan mereka di mana disebut sebagai desainer tersebut saat ini begitu kuat untuk digunakan dalam berbagai hal baik komersial maupun non komersial.

Proses mendesain sebuah visual tentu tidak dapat dikatakan sebagai kondisi mudah untuk dijalani karena ada keharusan pesan yang perlu ditampilkan. Sebuah hasil karya desain grafis dapat memiliki kualitas paling baik ketika unsur pesan tampilan visualnya dapat diterima secara utuh pesan di dalamnya.

Baca juga : https://contohdesain.my.id/cara-memulai-bisnis-desain-grafis/

Dengan kebutuhan yang ada tersebut, para pendesain harus memahami beberapa hal penting saat membuat karyanya. Dua hal penting yang sebaiknya dipahami dalam proses mendesain sebuah karya visual untuk berfungsi sebagaimana mestinya adalah memperhatikan prinsip dan unsurnya.

Prinsip Desain Grafis Digunakan dalam Membuat Komunikasi Visual

Dalam proses melakukan pembuatan desain untuk menghasilkan karya visual grafis terbaik, ada prinsip pembuatan di manan perlu diperhatikan dengan benar. Prinsip tersebut menjadi sebuah dasar agar bisa mempermudah seorang desainer dapat menghasilkan karya terbaiknya sesuai kebutuhan yang ada.

Ada banyak prinsip digunakan di proses mendesain sebuah tampilan visual yang ada untuk tetap menghasilkan sebuah karya bukan hanya baik secara tampilan namun penuh arti. Prinsip di mana dianggap paling utama dalam proses pembuatan karya grafis tersebut tentunya sifatnya harus komunikatif sebagaimana fungsinya.

Sifat komunikatif dalam Prinsip desain grafis tersebut didukung oleh prinsip lain salah satunya kesederhanaan. Tampilan visual harus bias terlihat sederhana namun penuh dengan arti dari gambaran visual tertentu. Tugas seorang desainer memang membuat kebutuhan komunikasi kompleks dan detail menjadi gambaran sederhana namun tetap tersampaikan pesannya.

Baca Juga : https://contohdesain.my.id/desain-logo-menarik

Prinsip keseimbangan juga menyertai dalam proses pembuatan karya visual tertentu. Kebutuhan untuk tampil secara seimbang tersebut terbagi menjadi dua yakni formal maupun non formal. Formal artinya konsisten seimbang dalam penggunaan elemen pendesainan sedangkan informasi mengharuskan karya terlihat fleksibel namun dinamis.

Selain harus sederhana dan seimbang, hasil karya desain komunikasi visual yang merupakan nama lain desain grafis tersebut juga harus memiliki kesatuan. Komposisi antara hasil karya gambar, isi di mana ingin ditampilkan, pesan, kontras, cahaya, dan pattern, harus bisa terlihat menyatu.

Prinsip lain di mana harus diterapkan dalam proses pembuatan hasil karya yang muncul saat mendesain grafis juga perlu dipahami. Prinsip tersebut diantaranya seperti penekanan atau aksentuasi untuk menarik perhatian, irama, serta proposi untuk dibuat secara jelas saat proses penggambaran karya visual tersebut.

Unsur yang Membentuk Sebuah Desain di Dalam Pembuatannya

Selain Prinsip desain grafis di mana perlu diperhatikan dengan benar oleh setiap desainer saat proses pembuatan karyanya, unsur pembentuk dari hasil visual tersebut juga harus ditampilkan dengan jelas. Bentukan unsur yang setidaknya ada tersebut di antaranya garis, ukuran, warna, ruang, bentuk, dan tekstur.

Garis berfungsi sebagai unsur yang menghubungkan satu dengan lainnya sehingga selalu penting digunakan. Selain garis, dalam pembuatan desain grafis tersebut juga membutuhkan bentukan tertentu. Pilihan bentuk paling umum yang sering digunakan secara dasar mulai dari persegi, persegi panjang, lingkaran, bahkan segitiga.

Kedua unsur yang ada tersebut akan didukung juga dengan ruang di mana diperlukan untuk memperindah hasil karya visual. Ruang tersebut bisa dikatakan sebagai bagian kosong dalam desain yang membuat jarak satu dengan lainnya. Ukuran juga bagian dari unsur pembentuk untuk memberikan indikasi pada objek dalam gambar.

Bagian unsur pelengkap lainnya yang juga penting dari hasil visual tersebut adalah warna. Unsur ini memberikan kondisi paling nyata terkait Prinsip desain grafis dalam hal keindahan. Visualisasi dari sebuah karya dapat lebih muncul ketika ada perpaduan warna yang dibuat semenarik mungkin.

Berbagai hal penting saat proses pembuatan karya visual dan aktivitas mendesain tersebut butuh ilmu yang jelas. Berbagai ilmu lainnya dapat dilihat dalam artikel khusus desain grafis. Prinsip desain grafis dan unsur pembentuknya hanya sebagian teori untuk perlu dilengkapi dengan informasi mendetail lainnya.

Saya adalah penulis sekaligus konten kreator yang ingin membuat website untuk khalayak umum.