Cara Perkembangbiakan Wortel

2 Cara Perkembangbiakan Wortel dengan Generatif dan Vegetatif

Mengetahui Cara Perkembangbiakan Wortel dan Perawatannya

Contohdesain.my.idCara perkembangbiakan Wortel dibagi menjadi dua yaitu Vegetatif dengan menumbuhkan ke umbi akar. Sementara, hal lainnya adalah secara generatif yaitu menghasilkan biji yang berasal dari sebuah bunga.

Cara Perkembangbiakan Wortel membutuhkan Daur hidup wortel yang mempunyai siklus kurang lebih 2 tahunan. Artinya dari awal benih sampai nanti mati usia maksimalnya adalah 2 tahun. Pada periode pertama, benih akan berkembang pesat menjadi dewasa.

Pada waktu ini biasanya para petani akan melakukan panen. Sementara, periode selanjutnya sayuran tersebut tumbuh bunga. Tidak dapat di panen karena, waktu ini mereka sedang mengalami proses reproduksi.

Jadi, menumbuhkan kembali bibit baru dan siap untuk panen kembali tahun berikutnya. Dalam proses perkembangbiakan, baik vegetatif atau generatif mempunyai perbedaan, apa saja? Simak Ulasannya di bawah ini!

Cara Perkembangbiakan Wortel
Cara Perkembangbiakan Wortel

Cara Perkembangbiakan Wortel Metode Generatif

Menurut penelitian saat sayuran ini berada di lingkungan tropis. Terutama ketika, musim hujan datang atau cuaca sangat dingin di sebuah wilayah maka Wortel berkembang biak dengan menumbuhkan bunganya.

Dapat dilihat coraknya putih ukurannya tidak terlalu besar dan mengalami pertumbuhan secara majemuk. Mereka dapat menghasilkan dua biji dan menyebar. Tetapi, sebelum menjadi sebuah biji harus ada serbuk dulu.

Sebagai salah satu ciri dari cara perkembangbiakan wortel secara generatif. Menariknya, mereka mempunyai kemampuan menyerbuki dirinya sendiri. Tetapi, juga perlu bantuan bisa melalui bunga lain untuk jenis atau spesies berbeda.

Kemudian, dalam prosesnya dapat terbentuk menjadi sayuran baru. Dalam prosesnya serbuk sari ini merupakan bagian dari sel jantan berisi sperma. Kemudian, melalui bantuan beberapa hewan, akan dikirim menuju stigma.

Saat sudah dipindahkan, akan berbentuk menjadi sebuah tabung dan mencapai bagian ovula atau sel induk betina. Setelah terjadi pembuahan, wortel akan membentuk embrio terbungkus dalam benih hingga terbentuk tanaman baru.

Ukuran dari biji ini kecil terkandung di dalam buah. Dari dalam buah tersebut terbagi menjadi beberapa bagian unggulan. Saat sudah kering nanti akan terpisah dengan sendirinya. Bagian tersebut memiliki duri.

Jumlahnya banyak tersebar hampir di seluruh biji. Saat melakukan produksi secara komersial, duri tersebut akan dihilangkan. Dengan begini seluruh petani bisa mudah mendapatkan benih baru untuk panen selanjutnya.

Baca Juga: Corak kehidupan masyarakat praaksara

Cara Perkembangbiakan Wortel Dalam Suhu Dingin

Dalam siklusnya, sayuran ini memiliki habitat hidup di tanah dingin. Karena, Indonesia hanya punya dua musim saja. Para petani tidak tahu bahkan sampai melihat bagaimana perkembangannya saat musim salju tiba.

Kawasan seperti Eropa dan berbagai Asia tengah, di mana mereka berada dalam 4 musim selama satu tahun yaitu, panas, dingin, semi, dan gugur. Saat salju tersebut turun, suasananya sangat dingin.

Salju turun dan beberapa tanaman menjadi beku. Hal itu juga terjadi pada tanaman Wortel. Apakah bisa mati? Jawabannya adalah tidak. Karena, merupakan siklus alami mereka sudah mampu mengantisipasinya.

Cara perkembangbiakan wortel pada suhu ekstrem tersebut tidak jauh berbeda dengan yang ada di Indonesia. Hanya saja, sayuran dengan kadar Vitamin A paling banyak itu akan menyimpan cadangan gula.

Tepatnya, berada di umbi akar hal tersebut yang membuat Wortel mampu bertahan sampai musim tersebut berakhir. Bahkan, biji yang sudah menyebar ke tanah, juga tahan terhadap suhu ekstrem asalkan dingin.

Tahap ini biji mengalami masa tidur atau disebut juga dengan nama Dormansi. Jadi, sulit untuk berkembang walau sudah dipindah karena, sudah siklus alam khusus untuk wortel memang seperti itu.

Setelah masuk ke musim semi baru, mereka akan tumbuh dan menjadi sayuran baru dan siap untuk dipanen. Sampai saat ini memang masih belum jelas berapa batas dari suhu tersebut.

Misalnya, di titik 25 derajat apakah masih dapat berkembang atau tidak. Karena, angka 25 sendiri sebenarnya tidak terlalu panas cenderung dingin walau hanya seperti kipas saja.

Baca Juga: Doa agar suami ingat istri terus

Cara Perkembangbiakan Wortel Metode Vegetatif

masakan wortel
Cara Perkembangbiakan Wortel

Langkah kedua adalah melalui umbi akar. Sebenarnya bagian tersebut adalah tempat cadangan makanan. Berperan cukup besar dalam mengatasi udara dingin dan penurunan suhu. Agar sayuran tersebut dapat bertahan.

Sebenarnya, fungsi utamanya adalah itu. Lalu, mengapa bisa dijadikan sebagai cara lain dari Wortel berkembang biak. Karena, nantinya umbi akar ini akan berbuah menjadi satu tanaman baru saat induknya layu.

Menurut penelitian yang saat ini masih tetap berlangsung. Dalam umbi akar ini ternyata terdapat sebuah tunas. Di mana saat dipotong nanti bisa menghasilkan berbagai individu baru. Hal ini juga dilakukan tanaman lainnya.

Seperti, lobak, jahe, dan juga bawang. Cara perkembangbiakan wortel dengan memotong Tunas terlebih dulu menjadi beberapa bagian. Kemudian, dimasukkan ke dalam pot yang sudah di beri media tanam.

Bisa tanah serta pupuk agar berkembang jadi tanaman wortel baru. Tetapi, harus tertanam di dalam tanah agar pertumbuhannya sempurna. Usahakan juga teknik merawatnya harus benar agar tumbuh dengan bagus.

Setidaknya mempunyai ke dalam 30 sampai 40 cm. Hal tersebut juga berlaku bagi Sahabat Contohdesainer yang menggunakan tempat seperti pot. Pastikan tanah gembur dan memiliki Ph cukup, 6 atau 7.

Bila tidak sayuran itu akan kerdil. Usahakan untuk menyiramnya secara rutin. Pada saat mengisi tanah, jangan terlalu banyak sisakan kurang lebih 2 cm. Lalu, untuk memasukkan tunas buat lubang.

Cukup 3 cm saja. Jangan lupa tetap memberikan pupuk setelah menanam sekitar 6 minggu. Kemudian, beri lagi 3 minggu sekali. Dengan begini, Wortel akan segera tumbuh dan hasilnya sesuai keinginan.

Baca Juga: Secangkir kopi motivasi saya menulis

Merawat Wortel agar Perkembangbiakannya Sempurna

Cara perkembangbiakan wortel dengan teknik vegetatif ini sebenarnya, tidak jauh berbeda saat Sahabat Contohdesainer merawat tanaman sendiri. Jadi, usahakan terkena sinar matahari cukup jangan terlalu panas agar pertumbuhannya sempurna.

Pastikan suhu ruangan karena, sayuran ini suka di lingkungan dingin. Hati-hati dengan hama dan jamur, dua masalah utama yang akan sering muncul nantinya. Tidak ada salahnya untuk menyemprotkan cairan.

Berupa obat anti hama dan jamur. Hal ini perlu diperhatikan agar kadar air tidak terserap oleh tanaman lain tersebut. Perkembangbiakan menggunakan vegetatif terutama di tanam dengan pot biasanya lebih cepat.

Butuh waktu 2,5 bulan saja untuk bisa panen kembali. Dalam keadaan apa saja usahakan sesuai dengan petunjuknya. Atau, Sahabat Contohdesainer juga bisa menyimpannya agar keadaannya benar-benar matang.

Perlu diingat setiap tumbuhan wortel satu dengan lainnya berbeda masa panennya. Setelah di panen langsung bersihkan dari tanah serta berbagai macam kotoran lainnya. Usahakan menggunakan air dingin. Sebelum memulai menanam wortel lebih baik pahami betul Cara Perkembangbiakan Wortel.

Wortel menyukai suhu dingin, jadi saat nanti disimpan masih tampak segar. Cara penyimpanannya bisa dilakukan di dalam kulkas. Usahakan menggunakan plastik penutup udara dengan begini kesegaran dapat terjaga.

Memang sayuran ini menyukai udara dingin. Tetapi, jika dibiarkan begitu saja dalam temperatur kulkas. Bisa jadi kering dalam beberapa waktu singkat. Atau Sahabat Contohdesainer juga bisa menyimpannya di tempat lembab.

Bagi Sahabat Contohdesainer yang menanam Wortel di Rumah bisa memilih dengan cara Generatif atau Vegetatif. Tetapi, dibutuhkan ilmu khusus dan pelajari lagi berbagai tekniknya. Agar cara perkembangbiakan wortel mendapatkan hasil bagus.

Sponsored Post: Berbisnis Properti

Please disable your adblocker or whitelist this site!